Minggu, 16 Agustus 2009

Fabel


Nasib seekor domba yang hidup di hutan belantara, di selimuti rasa was-was akan bahaya binatang buas yang hendak memangsanya, dia berguman dalam hatinya “ Andaikan aku di gembala seorang yang arif lagi bijaksana”
Malam yang dingin di lalui dengan selimut cahaya sang purnama yang sedang menampakkan pesonanya, siang yang terik dia hadapi dengan jubah bayangan pohon besar tua yang kokoh bercokol meski termakan usia.
Hidup berjalan menusuri reruntuhan dedaunan yang jatuh dari dahan, hutan yang rimbun menghidupinya hingga kini mampu tetap terus bertahan. “aku hendak menemukan padang hijau yang indah semak-semak dan bunga liar bertumbuhan di hamparannya”, ”Setelah kutemukan aku kan hidup diatasnya smapai aku berhenti menghela”.

1 komentar: