Minggu, 16 Agustus 2009

senandung alam tentangmu


Debu merangkak bersama angin yang berlari membentuk beliung yang berpusara di rongga sang jiwa, dia membawa bibit- bibit wangi teratai dari timur yang kini tumbuh di atas telaganya, embun pagi membuka kelopaknya pelahan, oh…. Sungguh anggun dan wangi… sungguh elok mempesona.
Semua singgah dan bernaung di sekitarmu, tenang dan damai di sampingmu, tak heran Kwan im menjadikanmu singgasana kasihnya, seperti terpaku oleh Flasher permanen di dinding, sulit bagiku mencampakkanmu begitu saja dari hidupku, karena hadirmu memberi warna, keindahan, dan wangi dalam jiwa.
Suatu hari Stratous dan columbus yang hitam pekat memuntahkan isi perutnya di atasmu, datang membawa kedua sahabatnya sang kilat dan guntur. Saat itu pula kedua sahabatku akan memuntahkan cintaku padamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar